Review Film Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

Film-film yang diangkat dari novel beberapa waktu belakangan memang semakin banyak ditayangkan di bioskop tanah air.salah satunya adalah Rembulan Tenggelam di Wajahmu yang diadaptasi dari novel best seller karya Tere Liye. Karena itu tak heran bila para penggemar novel ini dipastikan akan menonton versi layar lebarnya juga.

 

Synopsis film Rembulan Tenggelam di Wajahmu

Film yang melakukan syuting di kawasan Jawa Tengah ini memilih tema yang selama ini menjadi pertanyaan banyak orang, yaitu apa alasan Tuhan membiarkan terjadi hal yang buruk dalam hidup manusia.

 

Film ini berkisah tentang seorang pria bernama Ray (Arifin Putra) yang berada dalam kondisi kritis di rumah sakit.Dokter mengatakan bahwa dirinya nyaris tak memiliki kesempatan untuk sembuh.Tiba-tiba kamar rawat inapnya didatangi seorang pria dengan air muka yang tenang dan menggandeng tangannya. Ray diajak kembali ke masa kecilnya yang suram di sebuah tempat di kota Semarang dalam perjalanan menembus waktu dan ruang.

 

Ray kecil (Bio One) yang sebatang kara tinggal di rumah panti asuhan milik seorang pria yang disebut Bapak. Bukannya melindungi anak-anak asuhannya, Bapak sejatinya hanya mengincar bantuan untuk anak-anak terlantar tersebut. Ray yang tidak tahan dengan kekejaman Bapak akhirnya kabur dan memilih hidup di jalanan. Kerasnya hidup memaksanya menjadi pencopet untuk menyambung hidup hingga dirinya terjerumus dalam perjudian.

 

Ray yang kerap menang taruhan memancing peserta judi lainnya geram dan menyuruh preman untuk menghabisinya.Untunglah Ray berhasil kabur dan diselamatkan oleh Bang Ape (Ariyo Wahab).Di rumah singgah milik Bang Ape dirinya menjalin persahabatan dengan Ilham (Ari), Natan (Teuku), dan si Kembar Oude (Allesandrio) dan Ouda (Allesandro).

 

Masalah rupanya tak pernah menjauh dari kehidupan Ray walaupun dirinya sudah tinggal di rumah singgah yang aman.Suatu ketika dirinya menjadi korban pengeroyokan karena membela Ilham sahabatnya yang diserang oleh berandalan.Untunglah Bang Plee (Donny Alamsyah) menolongnya saat itu.

 

Review singkat film Rembulan Tenggelam di Wajahmu

Dari segi penceritaan film Rembulan Tenggelam di Wajahmu memang terasa gambling.Si pria berwajah teduh dan Ray seolah seperti pencerita yang membawa penonton menyaksikan segmen demi segmen kehidupan Ray dan uniknya hal ini berawal dari pertanyaan Ray kecil, mengapa Tuhan membuatnya tinggal di panti asuhan milik orang jahat.

 

Penonton dapat dibilang tak perlu berpikir terlalu berat karena si pria berwajah teduh secara detail telah mengungkapkan semuanya. Yang cukup menarik di sini adalah acting karakter-karakter pendukung, seperti Yudha Keling.Siapa sangka Yudha yang standup comedian secara alami dapat berinteraksi baik dengan tokoh utama.

 

Yudha berhasil memberi warna berbeda kepada film yang menggambarkan kehidupan kelam Ray agar film tersebut tak terkesan begitu pesimis dan depresif.Di tengah kesedihan Yudha hadir dan memberikan sedikit kelakar yang dalam kehidupan nyata hal ini cukup penting.Yudha Keling dapat dibilang mewakili slogan jadul bahwa jika dalam hidup kita lagi dapat menemukan solusi dari masalah yang dihadapi, maka menertawakannya saja sudah cukup.

 

Yang patut dicermati di sini mungkin adalah interaksi antara Ray Dewasa dan pria berwajah tenang.Mulai king top toto saat bertemu pertama kali hingga ujung cerita, keduanya terasa berjarak hingga memunculkan kesan canggung atau kikuk. Konon ada maksud tertentu mengapa format demikian ini yang dipilih untuk film Rembulan Tenggelam di Wajahmu. Anda harus menyaksikannya untuk mengetahui maksud tersebut.

Film Superhero The Flash akan dirilis di tanggal 1 Juli 2022

Studio Warner Bros baru saja mempublikasikan jadwal perilisan film superhero The Flash yaitu pada 1 Juli 2022.Film yang dibintangi Ezra Miller ini memang telah berulangkali mengalami penundaan jadwal walaupun sejatinya telah diproduksi sejak tahun 2014. Konon penyebab molornya perilisan film tentang superhero dengan kekuatan kilat ini karena terjadi berbagai masalah di tengah proses produksi.

 

Berbagai masalah dalam produksi Film The Flash

Masalah terbesar yang terjadi terutama saat Sutradara Famuyiwa memutuskan untuk mengundurkan diri dari proyek pembuatan film tersebut di tahun 2016. Pihak Warner Bros pun melobby sejumlah sutradara kawakan, hingga akhirnya memilih Andy Mushietti sebagai sutradara pengganti. Sebelumnya Muschietti dikenal melalui karyanya yaitu film fiksi ilmiah It serta sekuelnya, It Chapter Two.

 

Dipilihnya Andi Muschietti tak serta-merta memperlancar produksi film karena ternyata naskah film The Flash ini belum rampung ditulis sejak tahun 2016 karena belum ada kepastian jadwal dirilisnya film tersebut.Hal ini sebagaimana yang diungkap pada media Variety oleh beberapa sumber terdekat.

 

Pihak Warner Bros sendiri sejatinya berniat memulai proses produksi pada bulan Maret 2017 pasca peristiwa hengkangnya sang Sutradara, dan merilis film tersebut pada tahun 2018. Tetapi maksud tersebut sulit terealisasi kalau tak dapat dikatakan mustahil mengingat naskahnya yang belum selesai.

 

Konon sang Aktor, Ezra Miller juga turut berkontribusi pada ketidakjelasan produksi The Flash, walaupun tak diungkapkan secara detail permasalahannya. Tentu saja absennya Miller tak dapat diabaikan mengingat dirinya adalah karakter utama film superhero manusia tercepat di dunia ini. Beberapa orang menduga karena Miller juga terlibat pada proyek film yang lain yaitu Fantastic Beasts dan juga sebagai karakter yang penting.

 

Sebelum didapuk sebagai pemeran utama The Flash, actor tersebut memulai debutnya dengan muncul di film Batman VS Superman: Dawn of Justice dan kembali tampil pada film Justice League.

 

Mengenal deretan karakter di balik superhero The Flash

Berbeda dengan superhero-superhero Marvel yang pribadi tunggal, The Flash ternyata diperankan oleh banyak orang. Setelah yang bersangkutan pensiun, karakter yang lain menggantikan perannya untuk menjadi superhero dan melanjutkan tugas membasmi kejahatan. Demikian kisah pada versi komiknya.Inilah daftar karakter yang pernah menjalani kehidupan ganda sebagai pahlawan pembela kebaikan.

  1. Jay Garrick – Jay adalah orang pertama yang menjadi The Flash gara-gara menghirup uap air keras secara tak sengaja di tempatnya bekerja paruh waktu. Mahasiswa ini seketika dapat bergerak secepat kilat dan refleksnya meningkat berkali lipat dibandingkan manusia biasa. Yang unik, Jay memutuskan untuk tak mengenakan topeng.

 

Dia hanya menutup kepalanya dengan helm dari logam.Untuk menyamarkan identitasnya Jay harus terus-menerus bergerak sehingga orang tak dapat melihat wajahnya. Hasil jepretan foto dirinya pun selalu blur. Setelah pensiun Jay kemudian mendirikan Justice Society dan menjadi mentor bagi para superhero muda.

 

  1. Barry Allen – Barry dapat dibilang Flash yang paling popular mengingat karakter yang satu ini slot gacor via pulsa memiliki seri The Flash terbanyak. Bukan menghirup cairan kimia, Barry mendapatkan kekuatan supernya karena tersambar petir sungguhan. Konon kekuatan superhero Barry juga lebih unggul dibandingkan Jay. Barry dapat menghasilkan ledakan dengan menjentikkan jari saja.

 

  1. Wally West – Wally adalah superhero The Flash tetapi versi anak-anak. Dia adalah keponakan Iris West, rekan Barry Allen yang mengelami kecelakaan di laboratorium Barry. Dirinya pun menjadi super cepat dan kuat seperti Barry. Setelah dewasa dialah yang menggantikan Barry melanjutkan tugas pahlawan supernya.

Cinta Laura Kesulitan Berakting di Film Horror

Aktris cantik Cinta Laura mengaku sulit untuk membawakan karakter Wulan yang sangat manis dan feminine dalam film horror Jeritan malam. Sementara Cinta adalah wanita yang tangguh dan cukup percaya diri mengungkapkan pendapat.Pertentangan karakter inilah yang membuat Cinta kesulitan membawakan tokoh Wulan dengan optimal.

 

Cinta Laura harus membawakan karakter yang bertolak belakang dengannya

Aktris yang bermukim di Amerika ini mengatakan bahwa saat pertama dirinya mengira bahwa bahasa adalah kendala utama baginya, tetapi faktanya tantangan terbesar bagi Cinta adalah body language yang harus dibawakannya.Ini karena Wulan adalah wanita yang malu-malu, naïf, dan pandai menahan emosinya.

 

Cinta menyontohkan adegan makan malam yang harus dilakoninya bersama keluarga Reza (Herjunot Ali).Walaupun dia merasa sudah berlaku sopan, tetapi gerak-gerik Cinta dinilai masih terlalu kebarat-baratan.Bahasa tubuh yang diharapkan dari tokoh Wulan adalah sering menunduk dan tak terlalu berani bertatapan mata.

 

Sambil tertawa Cinta mengaku kalau karakter-karakter manis yang demikian ini belum pernah dilakukan sebelumnya.

 

Fakta film Jeritan Malam

Proses produksi suatu karya film memang selalu menyimpan kisah menarik di baliknya. Hal yang sama juga terjadi pada film yang diangkat dari thread popular KasKus, Jeritan Malam. Deretan actor dan aktris Indonesia terkemuka turut berpartisipasi pada film ini, yaitu Cinta Laura, Herjunot Ali, Winky Wiryawan, dan Indra Brasco. Sebelum menyaksikan film ini berikut adalah fakta-fakta unik yang perlu Anda ketahui:

  1. Film horror ini wajib ditonton karena diproduksi dengan alur cerita yang menarik dan tak gampang ditebak. Sepanjang film penonton akan dimanjakan dengan adegan-adegan yang dibuat dengan teknik sinematografi yang mumpuni. Film horror ini dapat dibilang modern serta lebih segar karena memilih lokasi-lokasi yang berbeda. Untuk itu konon Soraya Intercine Films harus mengeluarkan investasi yang cukup besar hingga dikatakan sebagai film horror dengan modal produksi terbanyak.
  2. Berperan sebagai Minto, Indra Brasco harus berdialog dengan logat Jawa Timur yang kental. Masalahnya Indra yang sudah puluhan tahun tinggal di ibukota sudah hampir kehilangan dialek tersebut karena terbawa lingkungan. Actor ini mengaku dirinya harus bekerja keras untuk menampilkan acting yang prima. Beberapa kali syuting Indra bahkan sempat kehilangan logat tersebut saat berdialog.
  3. Film yang diangkat dari pengalaman pribadi KasKuser penulis thread ini konon sangat menyeramkan. Penulis yang bernama Reza ini diperankan karakternya oleh Herjunot Ali.
  4. Junot sendiri merasa kalau karakter Reza agak mirip dengan dirinya. Meski demikian bila dia menjadi Reza, Junot enggan menerima pekerjaan yang membuatnya harus jauh dari rumah. Sambil tertawa actor tampan ini mengaku kalau dirinya sudah terlalu anak kota yang tak bisa jauh-jauh dari lingkungannya.
  5. Yang menarik pada film ini adalah pengambilan gambar dengan dialog-dialog yang panjang sama sekali tak diulang, dan ini agak berbeda dengan proses produksi film biasa. Umumnya saat terjadi kesalahan pada satu adegan, maka adegan itulah yang akan diulang.

Sementara pada syuting film Jeritan Malam ini bila terjadi sedikit saja kesalahan maka pengambilan gambar harus diulang dari awal.Menurut actor sekaligus suami Mona Ratuliu tersebut, inilah yang cukup menyulitkan dan menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain.

Apalagi naskah film horror ini lumayan panjang, hingga empat sampai lima halaman. Bahkan saat kesalahan login idtogel tersebut terjadi di bagian akhir syuting, pengambilan gambar sungguh-sungguh harus diulang dari pertama.

 

Deskripsi singkat: Aktris Scarlett Johansson tak mengetahui teaser trailer film Black Widow sudah dipublikasikan.

Rami Malek Akan Perankan Sosok Villain di Film James Bond

Tentu saja anda masih ingat, bukan, dengan sosok Rami Malek? Ya, aktor yang sukses membawakan peran sebagai Freddie Mercury dalam film Bohemian Rhapsody. Sekarang kabar terbaru datang darinya yang akan segera kembali lagi ke layar lebar lewat film terbarunya yaitu film James Bond yang berjudul No Time To Die.

Rami Malek Akan Jadi Villain

Kabarnya aktor Rami Malek tidak akan menjadi villain yang biasa-biasa saja. Ia akan bermain sebagai super villain yang bakal langsung berhadapan dengan sosok James Bond yang bakal diperankan kembali oleh Daniel Craig. Sebelumnya seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa Bond berhadapan dengan beberapa orang karakter villain lainnya yang diperankan oleh Javier Bardem, Mads Mikkelsen, Mathieu Amalric, dan yang paling ikonik adalah Chrisoph Waltz.

Dilihat dari beberapa foto behind the scene yang bermunculan di media sosial, nampaknya karakter Bond ini akan menghadapi musuh yang mana cukup kuat. Hal ini mengingat dalam beberapa gambar ia memiliki luka, memar dan juga darah di tubuhnya.

Sudah dipastikan bahwa Rami Malek lah yang akan jadi musuh terbesar dan terkuat Bond di film  No Time To Die ini. ia dinilai sangat cocok memerankan sosok antagonis utama dalam film baru ini. malek dikabarkan akan menjadi villain dengan karakter yang kejam dan akan menyusahkan agen rahasia 007.

Menggantungkan Harapan Sosok Villain pada Malek

Dilansir dari Jawa Pos peran Malek sebagai musuh utama Bond ini diungkapkan oleh sang produser, Barbara Broccoli. Ia yang sukses menyabet penghargaan Academy Awards 2019 karena penampilanya yang sangat memukau sebagai vokalis banda rock Queen, Freddie Mercury, pada film Bohemian Rhapsody ini, betul-betul dipercaya untuk membangun sendiri karakternya di dalam film ini.

“Kami benar-benar menyerahkan skrip kepadanya, dan dia sangat cocok menjadi seorang penjahat kelas kakap,” kata Broccoli dilansir dar Jawa Pos.

Malek bakal memegang peran sebagai penjahat bernama Safin. Walaupun perannya belum jelas dijabarkannya, Broccoli sendiri mengatakan bahwa Safin nanti akan tampil sebagai penjahat yang amat sangat bengis. “Ia akan membuat James Bond kerepotan setengah mati. Ia juga akan jadi karakter yang snagat jahat.”

No Time To Die sendiri adalah film ke-25 James Bond. Tokoh agen rahasia yang diciptakan oleh Ian Fleming itu sudah lama dinanti-nantikan oleh pecinta film Bond. Craig yang didapuk lagi menjadi James Bond telah sukses membawakan perannya dalam film James Bond lainnya misalnya Spectre, Quantum of Solace, dan Casino Royale.

Beberapa waktu lalu, Malek sempat diwawancarai dan mengatakan bahwa ia sangat bersemangat dalam memerankan karakter Villain dalam film James Bond No Time To Die. “Karakternya hebat dan saya sangat bersemangat,” ungkapnya dikutip dari Media Indonesia.

“Tapi saya harus berdiskusi dulu dengan Cary,” imbuhnya Selasa (29/10) kemarin. Ia juga menegaskan judi toto online bahwa karakternya tidak ingin terkait dengan tindakan terorisme atau yang mewakili ideology atau agama tertentu. “Cary menjelaskan meskipun antagonis, peran saya tidak akan seperti itu. tapi hanya scenario yang bagus seperti yang diharapkan banyak orang.” Kata Malek lagi.

Memang ia dan produser film No Time To Die hanya bisa menjanjikan bahwa karakter villain yang akan dibawakan oleh Malek akan jadi karakter villain yang luar biasa karena akan membuat Bond kewalahan. Apakah anda sudah tidak sabar menyaksikannya?